Jumat, 14 November 2008

UTS..beres deh..

NO COMMENT!!

13 November 2008

Kejutan tuk gw haari ini, menyenangkan, mengharukan,gak nyangka..
Temen2 seperjuangan..Vivin, Ema,Adri, thanks a lot..U gave me the happiness today..!!
Gak masalah telat sehari, ukuran juga gak penting, yang penting adalah arti dari pemberian kalian. Kepedulian, perhatian..

Terima kasih kawan..
Maaf kalo selama ini belum bisa sepenuhnya menjadi pribadi dan sahabat yang menyenangkan.

Makin Tuir..

Bertambah lagi umur gw setahun, hwaaa..semakin tua.
Terima kasih ibu..dah lahirin lia ke dunia ini sehingga begitu banyak nikmat Allah yang dapat Lia rasakan. Nikmat kasih sayang dari ayah-ibu, adik, temen2, orang2 sekitar. Melihat indahnya bulan, teriknya mentari, sejuknya udara pagi..
pun dengan cobaan2, yang semoga dapat membuatku lebih dewasa tuk ke depannya.

Ku tahu hari ini bertambah lagi usiaku,
artinya beban hidupku akan bertambah pula hingga Aku harus belajar lebih dewasa, lebih bijak..
Kematian adalah pasti, semoga Aku juga dapat mempersiapkannya dengan amalan-amalan terbaik..
Amiin..!
Darmaga --12 November 2008--

Minggu, 31 Agustus 2008

Cerita Tentang Katak Kecil

“Pada suatu hari ada sekelompok katak-katak kecil..yang berlomba-lomba. Tujuannya adalah mencapai puncak sebuah menara yang sangat tinggi. Penonton berkumpul bersama mengelilingi menara untuk menyaksikan perlombaan dan memberikan semangat kepada para peserta. Perlombaan pun dimulai..
Secara jujur, tak satu pun penonton benar-benar percaya bahwa katak-katak kecil akan bisa berhasil mencapai puncak menara.
Terdengar ada yang berkata: “Oh..jalannya terlalu susah!! Mereka tidak akan bisa sampai ke puncak.” atau: “tidak ada kesempatan untuk berhasil..menaranya terlalu tinggi!!
Katak-katak kecil mulai berjatuhan. Satu persatu..
Kecuali mereka yang tetap bersemangat menaiki menara perlahan-lahan semakin tinggi...dan semakin tinggi...
Penonton terus bersorak.. ”Terlalu susah!! Tak seekor pun yang akan berhasil!!”
Lebih banyak lagi katak kecil yang lelah dan menyerah.. Tapi ada satu yang tetap melangkah hingga semakin tinggi dan tinggi.. Dia tak kenal menyerah kalah! Akhirnya yang lain telah menyerah untuk menaiki menara. Kecuali seekor katak kecil yang begitu berusaha keras dan menjadi satu-satunya yang berhasil sampai puncak!
Semua katak kecil yang lain ingin tahu bagaimana katak ini bisa melakukannya.
Seekor peserta bertanya bagaimana cara katak yang berhasil itu mempunyai kekuatan untuk mencapai tujuan?
Ternyata..Katak yang menjadi pemenang itu TULI!!!
Nasihat dari cerita ini adalah :jangan sekali-kali mendengar kata lain yang mempunyai kecenderungan negatif ataupun pesimis karena mereka akan mengambil sebahagian besar mimpi kita dan menjauhkan dari kita. Selalulah ingat kata-kata bertuah yang ada karena segala sesuatu yang kita dengar dan kita baca akan mempengaruhi perilaku kita! Karena itu selalu tetap..POSITIVE! dan yang terpenting bersikap TULI jika ada orang mengatakan bahwa kita tidak bisa mencapai cita-cita kita!
Selalu berfikir : ” I can do this!!”

Senin, 25 Agustus 2008

Siapa sangka??!!

Dingin..??
Gak juga! yang pasti, masih ada kehidupan yang ramai di tengah malam ini di sini..
Riweuh..
Ada yang lagi ngisi aquades..
Ada yang udah tidur..
Ada yang lagi ngetak-ngetik..
Ada yang lagi ngenet.. (termasuk gw, habis daritadi gw udah kerja..gantian donk sama yang lain!)
Ada yang lagi bermain sama bakteri
Ada juga yang lagi SMS-an..
Lelah..??
pastinya!
Ngantuk??
Apalagi!!
Di sini..
Sapa yang sangka gw bisa masuk ke tempat ini?
Siapa sangka gw bisa memasuki tempat yang sebagian mahasiswa segan masuk ke sini..
Mereka bilang kayak masuk Goa..
Mereka bilang kayak masuk apa gitu..
Pokoknya suatu tempat yang menyeramkan!!
Nyatanya..
Akhir-akhir ini gw malah akan menghabiskan banyak waktu di sini
Di tempat ini, gw akan mengukir prestasi terakhir di kampus ini
dan semoga prestasi yang gemilang,
Do'akan Aku Ibu..
Do'akan Aku Ayah..
Do'akan Aku Adik..
Do'akan Aku Teman..
Siapa sangka??
Allah yang punya rencana
Wallahu a'lam..

--260808.. 00:40--

Minggu, 10 Agustus 2008

Suara Hati...

Kenapa jadi begini?
Gembira..meluap-luap
Seperti Lumpur Lapindo saja..!
Mungkin wajahku juga memerah..Aku juga tidak tahu..
Kalau saja ada cermin di depanku saat itu
Aku pasti malu luar biasa
Karena wajahku yang sudah tidak karuan bentuknya
Berdebar mungkin..
Ah..campur aduk!
Bagaimana cara mengendalikannya?
Aku diam..
Wajahku memerah
Aku bicara..
Gelagapan terdengar..
Hiks..
Ku coba menata emosi..
Sulit..!
Walau selalu kucoba
Setiap detik saat itu

Setelah itu..
Kemana harus kuluapkan?
Di sini..
Sepi..
Sedang tak ada teman bicara..
Hanya ada benda putih di sekelilingku..
Putih..
Keras!
Ah..tembok!
Apa harus kuajak dia bicara?

Kenapa jadi begini?
Aku tidak mengerti!
Bohong! Aku bilang tidak mengerti?
Aku mengerti!
Sangat mengerti
Aku pun menyadari
Hanya saja Aku yang tidak mau mengakui..
Untuk apa mengakui?
Toh hal itu tidak berarti untuk saat ini..

--Darmaga, 09-08-08, 22.09--

Selasa, 05 Agustus 2008

Pengumuman!!

Dulu waktu kecil nama panggilan gw adalah Weli. Nah lho darimana datangnya Weli, kayak nama anak Cina aja, padahal nama gw kan Awlia! Begini lho, ibu gw bilang, Weli itu diambil dari potongan nama tengah gw, jadinya aWLIa. Terus semakin gw gede (sekitar umur 3 tahun)..semakin gw ngerti bahasa manusia, gw gak mau lagi dipanggil Weli (gak tau kenapa, udah lupa!) dan gw sering menyebut nama gw Ngia (maksudnya Lia..maklum waktu kecil gw cadel huruf L, :-p). Orang-orang di sekitar gw ngerti kali ya kalo gw gak mau dipanggil Weli lagi, akhirnya keluarga, orang-orang sekitar rumah, dan temen-temen maen manggil gw dengan sebutan Lia. Kalo berkenalan dengan orang lain gw juga menyebut diri dengan nama Lia. Masuk sekolah SMP sampai SMA, setiap berkenalan dengan orang..gw gak lagi memperkenalkan diri dengan nama Lia, tapi Awlia. Jadi temen2 SMP dan SMA kebanyakan panggil gw Aw, Lia, banyak juga yang panggil Awlia, dan ada juga yang panggil Awli.

Masuk ke kuliah, tetep..gw memperkenalkan diri dengan nama Awlia. Tapi gak tau kenapa temen2 kuliah justru gak ada yang panggil gw dengan sebutan Lia, kebanyakan pada manggil Aw, Awlia, bahkan gw dapat panggilan baru..Awl dan u coba! Hh..aneh! Dan lo tau gak c? sebenernya gw gak suka dipanggil U (bacanya beneran U, bukan you!) dan SANGAT gak suka dipanggil Awl, gak enak didengernya! (coba, temen2 yang panggil gw Awl tolong diubah y!). Lagian yang pada manggil gw Awl pada gak ribet apa,,kan kalo nyebut Awl ujung lidah lo pada nyangkut di langit2! jadi sebaiknya panggil gw Aw aja, atau gw akan lebih sangat seneng lagi kalo lo pada manggil gw Lia, berasa lebih deket..serasa dipanggil keluarga sendiri!

Begitchu..